Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Mei, 2008

Sejarah Desa Jambudipa

Jambudipa adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur. Luas wilayah Desa Jambudipa

Untuk mentranslate bahasa

Pelestari Lampu Antik Gentur

Lebih banyak diminati orang asing.

Untuk mentranslate bahasa

Adep Bertahan Membuat “Mangsi”

SEBELUM alat tulis pulpen atau sejenisnya buatan pabrik beredar di pasaran, masyarakat umumnya menggunakan alat tulis berupa tinta atau mangsi dengan kalam. Mata atau ujung kalam yang tajam, dicelupkan pada tinta. Kemudian barulah ditulis ke kertas.

Untuk mentranslate bahasa

Sejarah Ayam Pelung

Ada dua pendapat yang menyatakan tentang asal muasal dari ayam pelung ini. Pertama, ayam pelung mulai dipelihara dan dikembang biakan pada tahun 1850 oleh seorang Kiai bernama H. Djarkasih, seorang penduduk Desa Bunikasih, Kecamatan Warung Kondang.

Untuk mentranslate bahasa

Menekuni Kerajinan Lampu Hias

Aneka ragam lampu hias ini terlihat indah dan bernilai seni. Lampu ini disebut lampu gentur, sesuai dengan nama tempat pembuatannya, di Kampung Gentur, Desa jambudipa, cianjur, Jawa Barat. Lampu – lampu ini tidak saja dipasarkan didalam negeri, tetapi juga diekspor ke mancanegara.

Untuk mentranslate bahasa

SELAIN menggunakan kertas daluang, tradisi menulis dalam masyarakat Sunda dilakukan dengan menggunakan tinta khusus yang dibuat sendiri. Karena pembuatannya dilakukan masyarakat Kampung Gentur, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, tinta tersebut disebut tinta gentur.

Untuk mentranslate bahasa

BEGITU memasuki Desa Jambu Dipa yang terletak di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, hamparan sawah terlihat hampir di setiap jengkal tanah. Tanaman padi yang tumbuh di areal persawahan itu terlihat subur dengan pengairan yang memadai.

Untuk mentranslate bahasa